loader
ID EN

Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’ Bantu Sejahterakan Masyarakat Maluku

‘Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’ Bantu Sejahterakan Masyarakat Maluku

Dalam acara ‘Sarasehan Nasional Merawat Perdamaian: Belajar Dari Resolusi Konflik Maluku Untuk Indonesia’ yang diadakan pada tanggal 10-11 Juli 2018 di Jakarta dan dihadiri oleh Wakil Presiden Dr. Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Menko Maritim Bapak Luhut Binsar Panjaitan, Jendral TNI Dr. H. Wiranto, S.H., Letnan Jendral TNI Bapak Doni Monardo, Wakil Gubernur Maluku serta Walikota Ambon, berhasil membahas berbagai aspek yang berkontribusi dalam penyelesaian konflik di Maluku dan mensejahterakan masyarakat Maluku. Selain daripada aspek agama dan politik yang menjadi sarana dalam penyelesaian konflik di Maluku, aspek lainnya yang terpenting adalah aspek ekonomi.

Letnan Jendral TNI Bapak Doni Monardo yang saat ini menjabat sebagai Sesjen Wantanas menjelaskan bahwa rakyat Maluku yang sejahtera tidak lagi terbawa dalam konflik. Penekanan aspek kesejahteraan inilah yang perlu terus dikembangkan dalam menjaga perdamaian di Maluku. Hal ini sangatlah penting, terutama karena Maluku memiliki potensi rempah-rempah dan laut yang sangat besar, hingga dulu pernah dijajah oleh Belanda. Di mana potensi rempah-rempah Maluku kini mulai digarap melalui program ‘Emas Hijau’, laut Maluku masih menyimpan kekayaan alam yang sangat besar terutama di perikanan budidaya yang kini tengah digarap melalui program ‘Emas Biru’. Baca juga : Gubernur DKI Menyerahkan Bantuan Keramba Jaring Apung (KJA) Aquatec Di Kepulauan Seribu

Program ‘Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’ yang diprakarsai oleh Bapak Sesjen Wantanas Doni Monardo berkontribusi besar terhadap perkenomian dan kesejahteraan di Maluku. Melalui program tersebut, ribuan penduduk yang semula berkonflik kini memiliki penghasilan yang melimpah sebagai pembudidaya ikan dan petani, sehingga turut meredakan konflik di Maluku yang telah terjadi selama puluhan tahun. Hal ini menjadi perhatian Bapak Presiden Joko Widodo sehingga beliau sendiri telah berkunjung ke Maluku dan diterima oleh Bapak Doni Monardo.

Program ‘Emas Biru’ yang dijalankan di Maluku menggunakan ratusan petak keramba jaring apung HDPE Aquatec yang dibeli melalui ekatalog, saat ini digunakan untuk membesarkan ikan kerapu macan, kerapu cantik, kerapu sunu, kerapu cantang, kakap putih, tuna ekor kuning, lobster mutiara, dan kepiting bakau. Keberhasilan program ini menarik banyak orang untuk bergabung, bahkan hingga anggota TNI pun banyak yang ikut bergabung dalam program, hanya saja jumlah keramba yang ada tidak mencukupi untuk mengakomodasi anggota baru sehingga perlu ditambah. Baca juga : Peluncuran Produk Keramba Offshore Aquatec di Zhanjiang, China

Dalam acara Sarasehan Nasional, Aquatec dan Agropro yang merupakan produksi PT. Gani Arta Dwitunggal menjadi sponsor yang mewakili ‘Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’. Di stand ‘Emas Biru’, Aquatec menampilkan 1 unit keramba jaring apung di lokasi acara seperti yang saat ini terpasang di Maluku, juga bersama dengan anggota TNI dari Maluku menampilkan ikan, lobster, dan kepiting hasil budidaya di keramba yang dikirim langsung dari Ambon. Beberapa dari ikan tersebut merupakan induk yang besarnya mencapai 4 kilogram, yaitu kerapu macan, kerapu cantik, kerapu sunu, kerapu cantang, kakap putih. Bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat tercengang dengan produk keramba Aquatec dan ikan hasil budidaya di Maluku, sehingga beliau meminta agar ikan-ikan tersebut langsung dikirim ke Istana Negara untuk disantap pada saat menonton Piala Dunia bersama staff kepresidenan. Bapak Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan juga puas melihat produk keramba dalam negeri dan hasil budidaya ikan Maluku dalam acara tersebut. Sementara itu di stand ‘Emas Hijau’, PT. Gani Arta Dwitunggal menampilkan net Agropro yang berkontribusi dalam pembuatan berbagai greenhouse tanaman rempah-rempah di Maluku.

Aquatec dan Agropro siap mendukung program ‘Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’ demi kesejahteraan masyarakat Maluku.

Baca juga: net agropro aquatec

Lihat juga: Youtube AQUATEC