loader
ID EN

Wabah Covid-19 Merambah Jawa Barat, PT. Gani Arta Dwitunggal Lakukan Langkah Preventif

Setelah mulai menyebarnya Covid-19 di Indonesia belakangan, masyarakat perlu waspada. Selain himbauan untuk menghindari keramaian dan beberapa kegiatan berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar ditunda, pemerintah juga gencar mensosialisasikan gaya hidup sehat. Tujuannya agar penyebaran virus bisa diminimalisir.


“Himbauan dari pemerintah yang kami lakukan adalah memakai masker, tidak ke tempat banyak orang berkumpul, dan tidak berjabat tangan dengan teman dulu,” ujar Direktur Utama PT. Gani Arta Dwitunggal, Budiprawira Sunadim, selepas menggelar rapat rutin di kantornya, Padalarang, Bandung, Senin (16/3/2020).


Dalam rapat tersebut terlihat semua petinggi perusahaan produsen sarana budidaya ikan merk Aquatec tersebut mengenakan masker penutup mulut. 

“Dalam rapat kali ini, kami menerapkan social distancing dengan menjaga jarak minimum 1 meter bahkan lebih dengan orang lain. Himbauan lainnya yang kami lakukan adalah untuk selalu mencuci tangan dengan sabun minimal 20 detik, atau menggunakan hand sanitizer.” tambahnya.

Sebagai pimpinan perusahaan, Budiprawira menyadari bahwa perusahaan adalah tempat dimana karyawan bekerja, otomatis terkumpul banyak orang. Dalam kondisi seperti sekarang (adanya Covid-19) sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk melindungi karyawannya di tempat kerja. PT. Gani Arta Dwitunggal kini telah membagi-bagikan masker bagi seluruh karyawannya yang berjumlah 650 orang. Setiap karyawan diberi 1 buah surgical mask baru setiap 2 hari. Hal ini dilakukan sekalipun harga masker sudah sangat mahal.


“Kami membagi-bagikan masker sebanyak 1950 buah untuk seluruh karyawan setiap minggu, mengecek seluruh karyawan yang masuk kerja dengan thermometer gun, membangun ruang penyemprot disinfektan bagi setiap karyawan yang masuk kerja, dan menyiapkan hand sanitizer di setiap ruangan.” ujarnya.

Perusahaan juga tidak melupakan kebersihan tempat ibadah. Mushola atau masjid di perusahaan dijaga tetap steril, sering dipel dengan karbol dan disinfektan, dan hand sanitizer selalu tersedia di lingkungan masjid agar aman dari virus Corona.

“Suluruh karyawan yang sholat memakai masker, membuat ibadah menjadi lebih aman dan perasaan nyaman. Tujuannya jelas: supaya produksi tetap lancar, tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Sarana yang dibutuhkan negara maupun swasta tetap jalan, program pemerintah tetap jalan, begitupun ekspor tetap lancar menghasilkan devisa bagi negara,” pungkas Budi. (Nelly, samudranesia.id)