Profil Perusahaan

PT.Gani Arta Dwitunggal berdiri pada tahun 1993, berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Propinsi Jawa Barat, Indonesia, merupakan perusahaan terintegrasi yang memproduksi infrastruktur kelautan dan perikanan dari High Density Polyethylene (HDPE) berupa perahu, dermaga apung, buoy, dan keramba jaring apung dengan Merk Aquatec.
Luas area : 12 hektar
Luas bangunan : 43.930m2
Luas Lahan Kosong Siap Bangun : 8.100m2
Karyawan : 450 orang
Showroom : 3 buah kolam; 1 kolam berukuran 15m x 30m dan 2 kolam bundar diameter 25m
Hingga tahun 2025, Keramba Jaring Apung AquaTec telah terpasang sebanyak lebih dari 22.000 unit di berbagai daerah di Indonesia dan telah diekspor ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, China, Taiwan, Maldives, Australia, dan Ghana. Produk-produk Aquatec merupakan produk dalam negeri yang telah memiliki sertifikasi TKDN di atas 40%.
Fasilitas Produksi Aquatec meliputi:
1. Mesin Ekstrusi Pipa HDPE

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki 4 buah mesin ekstrusi pipa HDPE produktivitas tinggi dengan range ukuran dari 50 mm hingga 800 mm. 2 buah mesin ekstrusi diantaranya menggunakan teknologi co-ekstrusi lapisan pipa HDPE dengan antibiofouling dan lapisan anti UV. Teknologi ini merupakan satu-satunya di dunia dan menjadikan keramba HDPE Aquatec satu-satunya keramba di dunia yang rendah pemeliharaan biofouling.
2. Mesin Injeksi HDPE

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki 3 buah mesin injeksi HDPE produktivitas tinggi dengan kekuatan tekanan sebesar 530 ton, 1600 ton, dan 2100 ton. Menghasilkan berbagai tipe komponen yang telah diaplikasikan pada produk-produk apung Aquatec diantaranya keramba HDPE, dermaga apung, serta perahu anti tenggelam.
3. Mesin Roto-mould HDPE

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki mesin roto-mould besar untuk mencetak perahu HDPE (rescue boat, perahu jukung, perahu mancing), dan sejumlah mesin-mesin roto-mould lainnya untuk mencetak ring life buoy, mooring buoy, dan buoy-buoy lainnya.
4. Mesin Blow-mould HDPE

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki sejumlah mesin blow-mould untuk memproduksi buoy rumput laut dan buoy penanda.
5. Mesin Monofilamen HDPE

PT. Gani Arta Dwitunggal memproduksi sendiri benang monofilament HDPE untuk menjamin kualitas benang pada net budidaya. Benang HDPE Aquatec memiliki daya mulur (elongation) hingga di atas 900% untuk kekuatan superior.
6. Mesin Persiapan Benang

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki sejumlah mesin twisting untuk memproduksi benang UHMWPE (Ultra High Molecular Weight Polyethylene) dengan tensile strength setara baja untuk dirajut menjadi net UHMWPE anti predator.
7. Mesin Knitting Net

PT. Gani Arta Dwitunggal merajut net budidaya tanpa simpul HDPE dan UHMWPE menggunakan 12 mesin buatan Jerman, Karl Mayer.
8. Heat Setting Machines

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki 2 buah mesin stenter pengatur panas buatan Jerman, lebar 315 cm.
9. Workshop

PT. Gani Arta Dwitunggal secara mandiri memproduksi molding untuk mesin injeksi, demi menjamin efisiensi dan kecepatan inovasi produk:
10. WPC (Wood Polyethylene Compound) machines

Gani Arta Dwitunggal memproduksi sendiri profil papan WPC (Wood Polyethylene Compound) kualitas tinggi untuk aplikasi skala industri dan pariwisata, termasuk dermaga apung dan rumah apung dengan 5 buah mesin ekstrusi WPC dan mesin brushing dan cutting.
11. Mesin Penjepit Perahu

PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki mesin penjepit perahu yang dirancang khusus sendiri, satu-satunya di dunia.
12. Laboratorium
PT. Gani Arta Dwitunggal memiliki laboratorium khusus untuk menjamin kualitas produk-produknya yang terdiri dari mesin uji tarik, mesin uji tekan, dan mesin uji hidrostatik. Pipa HDPE Aquatec telah bersertifikasi SNI.
Ikhtisar kerjasama PT. Gani Arta Dwitunggal (Aquatec) :
· Kerjasama dengan BPBL (Balai Perikanan Budidaya Laut) Batam dalam meneliti budidaya lobster system kerangkeng terbenam. Mendapatkan kunjungan dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titiek Soeharto, dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M..
· Keramba jaring apung (KJA) Aquatec telah digunakan oleh berbagai badan besar penelitian dan pengembangan budaya laut di Indonesia diantaranya seperti Batam, Lampung, Situbondo, Gondol, Lombok, Ambon, dan Wakatobi untuk tujuan penelitian ikan kerapu, ikan bandeng, ikan kuwe, ikan bawal bintang, ikan kakap putih, ikan tuna ekor kuning, serta lobster.
· Kerjasama dengan BBRBLPP (Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan) Gondol dalam riset untuk pembenihan, pembibitan, serta pembesaran ikan tuna ekor kuning. Inovasi keramba jaring apung (KJA) bundar Aquatec berhasil mencegah kematian ikan tuna akibat terbentur ke tembok kolam darat. Saat ini BBRBLPP Gondol telah memiliki 5 unit KJA bundar Aquatec diameter 50 meter, 1 unit KJA bundar Aquatec diameter 35 meter, beberapa KJA bundar ukuran lainnya, KJA octagonal, serta KJA segi empat.
· Kerjasama dengan Universitas Padjajaran dalam riset pencampuran/persilangan (hybrid) ikan spesies kerapu di Pangandaran dan riset mengenai zat antifouling ramah lingkungan untuk net budidaya. Saat ini Universitas Padjajaran mengoperasikan 20 lubang keramba jaring apung Aquatec segi empat untuk penelitian ikan.
· Kerjasama dengan Universitas Padjajaran dalam riset budidaya lobster di Pangandaran. Saat ini Universitas Padjajaran mengoperasikan 15 lubang keramba kerangkeng terbenam Aquatec dan 24 kerangkeng terbenam longline Aquatec untuk penelitian lobster.
· Kerjasama dengan KKP (Kemetrian Kelautan dan Perikanan) provinsi Maluku dalam penelitian budidaya ikan kerapu.
· Kerjasama dengan KKP (Kemetrian Kelautan dan Perikanan) provinsi Maluku dalam penelitian budidaya rumput laut menggunakan buoy ramah lingkungan dan system kaitan khusus yang mudah dipasang dan tidak perlu dibongkar saat panen.
· Kerjasama dengan Novaton Switzerland untuk pengembangan keramba zero waste tenaga surya.
· Kerjasama dengan KKP (Kemetrian Kelautan dan Perikanan) provinsi Jawa Timur dalam uji keramba submersible dan penelitian ikan kerapu.
· Kerjasama dengan BBPBL (Balai Besar Perikanan Budidaya Laut) Lampung dalam meneliti budaya hidup udang vanamei di keramba HDPE.
· Keramba Aquatec telah diuji dan dikembangkan pemberian pakan otomatis pada keramba bundar diameter 20 meter untuk ikan tuna ekor kuning di Pusat Penelitian Wakatobi.
· PT. Gani Arta Dwitunggal (Aquatec) telah mengembangkan produk apartemen ikan HDPE (sebagai terumbu karang buatan) di Tulamben (Bali) dan Batam.