Global Warming atau perubahan iklim telah menyebabkan dampak yang luas bagi lingkungan, yang kebanyakan berakibat buruk bagi pertanian. Salah satu contohnya adalah El Nino, yang telah mengakibatkan kekeringan secara luas pada lahan pertanian di Indonesia. El Nino telah mengakibatkan kerugian besar pada petani Indonesia dikarenakan gagalnya panen yang disebabkan oleh kurangnya air.
Fenomena ini telah terjadi selama bertahun-tahun, dan tidak lepas dari perhatian presiden Indonesia Bapak Joko Widodo, yang pada salah satu pidatonya di Bulan September 2023 mengatakan “Hati-hati, ancaman perubahan iklim sudah nyata dan sudah kita rasakan dan dirasakan semua negara di dunia. Suhu bumi yang semakin panas, cuaca juga semakin panas, kekeringan ada di mana bukan hanya di indonesia saja. Akhirnya apa? Ada krisis pangan.”
Untuk mengatasi dampak buruk dari El Nino, dibutuhkan solusi irigasi yang efektif dan memanfaatkan energi terbarukan dalam pengoperasiannya, bisa menyusuri perairan sehingga tidak bergantung pada infrastruktur jalanan, dan memanfaatkan secara langsung air dari waduk, danau, dan/atau sungai sehingga tidak bergantung pada sumur dan mampu mengairi seluruh sawah dan perkebunan di sekitar waduk, danau, dan/atau sungai. Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung adalah inovasi terbaru dari Aquatec, yang terdiri dari pelampung anti tenggelam dengan panel surya untuk menyerap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Listrik tersebut kemudian disalurkan melalui rangkaian listrik untuk menjalankan pompa irigasi.
Pompa Irigasi Tenaga Surya Terapung Pompa 2kw, 30m³ per jam pada vertical head 8 meter

Pompa Irigasi Tenaga Surya Terapung Pompa 4kw, 70m³ per jam pada vertical head 8 meter


Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung dapat dibongkar pasang untuk memudahkan transportasi. Oleh karena kebanyakan lahan pertanian berada di sekitar danau, waduk, atau sungai, sejumlah Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung dapat ditempatkan di danau, waduk, atau sungai untuk mengirigasi lahan-lahan yang ada di sekitarnya. Oleh karena wilayah tepi danau, waduk, atau sungai jarang memiliki pohon yang rimbun, panel surya yang dipasang pada Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung akan mendapatkan cahaya matahari yang mendekati optimal untuk menjalankan pompa irigasi. Setelah satu lahan selesai mendapatkan irigasi, Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung dapat dipindahkan menyusuri danau, waduk, atau sungai dengan menembakkan air bertekanan tinggi dari pompa irigasi dengan arak berkebalikan dari arah yang dituju seperti mengemudikan perahu.
Oleh karena Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung ditransportasikan dengan menyusuri danau, waduk, atau sungai, Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung tidak akan terpengaruh oleh tidak adanya atau tidak memadainya infrastruktur jalanan yang ada. Pompa Irigasi Tenaga Surya Sistem Terapung dapat dijalankan untuk melayani semua lahan yang ada di sekitar perairan danau, waduk, atau sungai tanpa kendala.
Selain itu, penggunaan energi terbarukan dengan memanfaatkan cahaya matahari melalui panel surya membuat proses irigasi tidak bergantung pada bahan bakar bensin ataupun solar yang sulit dicari di pelosok-pelosok.