loader
ID EN

Kuliah Perdana UNPAD Semester Genap 2017-2018

Dalam rangka kuliah perdana semester genap 2017/2018 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (UNPAD) menggelar kuliah umum bagi civitas akademika yang bertajuk “The Future of Fisheries and Marine Resources” di Bale Sawala Rektorat UNPAD Jatinangor, Senin (2/19).

Foto : Pembicara kuliah umum civitas akademika UNPAD

Sumber : http://infoakuakultur.com

Acara dihadiri oleh mahasiswa/i FPIK UNPAD sebanyak 3 (tiga) angkatan  sebagai pengembangan prespektif untuk jangka panjang, juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus menjaga hubungan baik pihak civitas akademik dengan pemerintah serta pelaku usaha.

Dekan FPIK UNPAD, Dr. sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi, M.Si, sebelum acara mengatakan, “Tantangan semakin berat di masa mendatang, kemungkinan bila satu institusi pendidikan saja yang bergerak maju, tidak akan bisa bergerak sendiri, sehingga harus berkolaborasi dan bersinergi dengan institusi lainnya.”

Selanjutnya, acara ini dilanjuti dengan bersinergi bersama Bappenas, Non Government Organization, dan para pelaku usaha, sehingga bisa membuat sebuah program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan terus berkesinambungan.

Sekretaris Utama appenas/Ketua Umum ISPIKANI, Dr. Ir. Gellwyn Yusuf, M.Sc, dalam sambutannya, menyebutkan pentingnya gambaran besar peran Sumberdaya Perikanan dan Kelautan sebagai modal pembangunan masa depan (The Future of Fisheries and Marine Resource Development).

Sebagaimana diketahui, Perikanan dan Kelautan merupakan  kunci pembangunan berkelanjutan, dalam diktum pembangunan berkelanjutan masuk dalam SDG nomor 14 yaitu kehidupan  di bawah air (Challenges In Implementing of SDG 14 Life Below Water).


Saya sebagai anak bangsa melihat bahwa Indonesia bisa maju untuk menjadi pusat maritim dunia. Budidaya ikan bisa dikembangkan untuk menyamai dan bahkan menyaing China,” ujar Andi J Sunadim.

Pada acara ini juga dikukuhkan Pengurus Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) cabang Jawa Barat, dilanjutkan dengan acara inti yang berkolaborasi membicarakan bagaimana sumber daya alam seperti laut memberikan peluang besar bagi karir dan usaha yang akan didapatkan oleh lulusan FPIK hari ini dan di kemudian hari.

Para pembicara kuliah umum diantaranya adalah Dr. Herry Putranto, S.E (Ketua Asosiasi Migas Nasional), Sabam Hutajulu (Chief Ex. Officer PT. Jardine Lloyd Thompson), dan Andi J. Sunadim, S.Mn (Direktur PT Gani Arta Dwitunggal).

Kerjasama

Gellwyn mengatakan, terkait kerjasama BAPPENAS dan UNPAD, UNPAD sebagai pusat SDG diharapkan bisa memberikan pemikiran-pemikiran berupa masukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Andi J Sunadim mengatakan bahwa pihaknya sedang mengembangkan kerjasama yang telah dilakukan antara Aquatec dan Unpad. “Kita telah menyumbang KJA untuk penelitian Ekstrak Enzim Kasar Papain pada pakan ikan laut yang diketuai oleh Ibu Rita Rostika. Kedepannya untuk kebutuhan penambahan karamba akan difasilitasi oleh Aquatec.”

“Saya sebagai anak bangsa melihat bahwa Indonesia bisa maju untuk menjadi pusat maritim dunia. Budidaya ikan bisa dikembangkan untuk menyamai dan bahkan menyaingi China.,” ujar Andi.

Yudi menambahkan kembali, “UNPAD mempunyai kampus yang berlokasi di Pangandaran, kita akan jadikan sebuah percontohan untuk mencapai goal SDG nomor  14, dimana kita akan bekerjasama dengan PT Gani Arta untuk membangun sebuah pusat budidaya laut. Kemudian kita akan membangun kerjasama dengan komunitas migas Indonesia, untuk memanfaatkan tambak idle atau yang tidak terpakai untuk kegiatan perikanan dan sebagainya. kita juga ingin program-program pengabdian kepada masyarakat bisa disinergikan dengan lembaga yang lain,” pungkasnya.