loader
ID EN

Peran Dermaga Apung Aquatec Dalam Meningkatkan Pariwisata di Pulau Nusa Penida, Bali

Peran Dermaga Apung Aquatec Dalam Meningkatkan Pariwisata di Pulau Nusa Penida, Bali

Bali merupakan tujuan wisata nomor 1 di Indonesia. Pulau dengan julukan “Pulau Dewata” merupakan salah satu destinasi wisata Top di dunia, hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali. Selain memiliki keindahan alam tradisional dan budaya yang khas Bali dikelilingi oleh pulau-pulau dan pantai-pantai yang memiliki keindahan alam yang  sangat cantik dan mempesona.

Salah satu pulau yang merupakan bagian dari Bali yang terletak di sebelah tenggara Bali dan termasuk kabupaten Klungkung terdapat pulau yang memiliki keindahan alam yang luar biasa yaitu Pulau Nusa Penida.  Pulau ini dipisahkan oleh Selat Badung, di dekat pulau ini terdapat juga pulau-pulau kecil lainnya yaitu Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan.  Meskipun Pulau Nusa Penida kecil tetapi memiliki alam laut dan budaya yang unik. Nusa Penida memiliki destinasi wisata yang indah yang terbagi menjadi beberapa area yaitu area barat, selatan dan timur seperti Broken Beach (Pasih Uug), Angel’s Billabong (Umah Tran),Tembeling Water Springs (Mata air Tembeling), Banah Beach, Bukit Teletubbies, Atuh Beach dan masih banyak destinasi wisata lain yang dapat dikunjungi.

Nusa Penida sebuah pulau yang terpisah dengan daratan Bali menjadi kawasan pariwisata yang kini belum tertata secara baik," kata Ngakan Made Putu Kirim dari Bappeda Provinsi Bali, di Nusa Penida. I Wayan Katon, Perbekel Batukandik Nusa Penida menambahkan, pembangunan harus ada kejelasan zona-zona yang ditetapkan. Pengembangan pariwisata yang berwawasan kemasyarakatan agar semua aspek masyarakat menikmatinya. Sementara budaya masyarakat perlu diberikan ruang untuk bisa dipertontonkan kepada wisatawan. Seorang tokoh masyarakat setempat, I Wayan Karnata mengharapkan agar penetapan Nusa Penida sebagai kawasan pariwisata strategis benar-benar berpihak kepada masyarakat. Pariwisata Nusa Penida masih kalah ramai dan maju dibandingkan pariwisata di Pulau Nusa Lembongan. Geografis Nusa Penida lebih berbukit-bukit sehingga membutuhkan investasi besar untuk mengembangkan pariwisata di sana. Potensi pariwisata di Nusa Penida antara lain wisata spiritual, panorama laut, dan budidaya rumput laut. Pemerintah Kabupaten Klungkung pun mendorong terbangunnya infrastruktur di pulau itu untuk menarik calon investor. Pemkab Klungkung bersama Pemerintah Provinsi Bali menjanjikan hingga 2018, infrastruktur di pulau itu lebih baik.

Membangun infrastruktur di Nusa Penida diawali dengan sarana dan prasarana wisata yang memudahkan akses bagi wisatawan lokal maupun asing ketika berkunjung ke Pulau Nusa Penida, salah satunya dengan adanya dermaga apung. Dermaga apung sangat besar manfaatnya untuk menunjang pariwisata karena jika tidak ada dermaga apung, untuk naik ke kapal tidak akan melewati dermaga apung tetapi langsung naik ke kapal dengan melewati bibir pantai, dimana saat naik ke atas kapal maupun turun dari kapal akan terkena air laut bahkan bisa mencapai sepinggang jika kondisi air laut sedang tinggi. Hal ini menyulitkan untuk wisatawan, kenyamanan pun terganggu, bahkan keamanan tidak terjamin karena dapat merusak barang bawaan terutama barang elektronik jika tidak berhati-hati dapat terkena air laut. Selain itu juga menyulitkan kapal ketika akan bersandar di pantai.

Dalam mewujudkan penataan sarana dan prasarana pariwisata maka pemerintah bekerjasama dengan PT. Gani Arta Dwitunggal yang berlokasi di padalarang, kabupaten Bandung Barat. PT. Gani Arta Dwitunggal merupakan prosusen tunggal dalam negeri yang memproduksi sarana prasarana kelautan dan perikanan berteknologi tinggi dan modern  dengan merk Aquatec. Pemerintah Bali dan Aquatec bekerjasama membangun dermaga apung di Nusa Penida sebagai sarana untuk memudahkan akses dan dapat menjadi daya tarik wisatawan baik lokal maupun asing.

Dermaga Apung Aquatec di Pulau Nusa Penida berbeda dengan dermaga apung pada umumnya, dermaga apung Aquatec memiliki alat apung silindris (pipa) berbeda dengan alat apung kubus yang biasa digunakan pada dermaga apung pada umumnya. Aquatec memilih menggunakan alat apung silindris (pipa) karena alat apung silindris mempunyai daya apung yang tinggi dengan beban maksimum yang direkomendasikan 150 kg/m2. Dermaga apung Aquatec lebih fleksibel karena struktur alat apung silindris jauh lebih kuat dari alat apung kubus sehingga selalu mengikuti tinggi pasang surut air laut, memberikan tinggi dermaga dari permukaan air laut yang selalu sama, alat apung silindris ini disusun berjajar dan memiliki sambungan flange. Alat apung silindris jauh lebih tebal (14mm) dari alat apung kubus sehingga tahan lama dan memberikan umur pakai yang jauh lebih panjang dapat mencapai di atas 30 tahun.  Alat apung silindris disusun memanjang maka beban diatas alat apung terbagi secara merata, tetap lurus dan rapi sekalipun pengunjung berkumpul di salah satu titik dermaga, karena bentuknya yang silindris air lebih mudah mengalir di bawah alat apung sehingga hidrodinamis dan tahan hempasan ombak, lapisan pada alat apung silindris hanya memerlukan satu lapis berbeda dengan alat apung kubus yang harus menggunakan dua lapis alat apung.  Papan Ecowood yang di pasang di  atas alat apung silindris dapat memperpanjang umur pakai dermaga apung karena aktivitas pengguna tidak berlangsung diatas alat apung. Apabila terjadi kerusakan pada papan Ecowood, dapat diganti tanpa mengganti alat apung. Dermaga apung Aquatec dapat dibongkar pasang (completely knockdown) dan dapat dipasang dengan cepat dalam hitungan hari sehingga dapat segera dirasakan manfaatnya oleh pemakai. Dermaga apung Aquatec sangat ramah lingkungan karena terbuat dari Prime Grade High Density Polyethylene (HDPE) dengan anti – UV.

Dermaga Apung AquaTec yang terpasang di pulau Nusa Penida merupakan produk murni karya anak bangsa, dimana seluruh produksinya mulai dari bahan mentah hingga barang jadi dilakukan di Indonesia dan telah memiliki sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di atas 40% yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian RI.

Dermaga apung Aquatec di Nusa Penida Bali telah meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung, semula hanya 80 orang per hari menjadi 600 orang perhari, angka yang sangat fantastis. Hal ini membuktikan Aquatec sangat menunjang pariwisata Indonesia. Tidak hanya dermaga apung Aquatec yang telah digunakan di Pulau Nusa Penida tetapi sarana wisata terapung Aquatec produk anak bangsa lainnya juga telah turut serta meningkatkan pariwisata Pulau Nusa Penida diantaranya rumah apung Aquatec, kolam renang terapung Aquatec, keramba pemancingan terapung Aquatec. Dengan sarana wisata dari Aquatec tersebut pengunjung dapat bermain di kolam renang dan di kolam pancing, dan rumah apung Aquatec sambil menikmati pemandangan alam Nusa penida dan menikmati hiburan olah raga air jetski, banana boat, dan lain-lain.