loader
ID EN

Peran Dermaga Apung Aquatec Dalam Meningkatkan Pariwisata di Pulau Liwungan, Banten

Peran Dermaga Apung Aquatec Dalam Meningkatkan Pariwisata di Pulau Liwungan, Banten

Wisata pantai dan pulau di Indonesia seakan tidak ada habisnya untuk dibahas, mengingat negara Indonesia adalah negara maritim yang dua pertiga bagian adalah perairan, dan sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau yang berjajar begitu cantik dan elok dari Sabang sampai Merauke.

Masih banyak pulau-pulau di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang belum diketahui dan belum tersentuh oleh tangan para wisatawan. Salah satunya destinasi wisata bahari yang ada di Provinsi Banten tepatnya terletak di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang yaitu Pulau Liwungan yang posisinya di tengah teluk, Pulau Liwungan cocok untuk objek wisata bahari dengan keindahan alam dan pantai yang cantik dan mempesona, yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk sekedar berkunjung atau berlibur ke pulau Liwungan.

Pulau Liwungan adalah salah satu tujuan wisata di Tanjung Lesung Banten, yang belum lama ini Tanjung Lesung yang memiliki potensi bahari yang lengkap dijadikan sebagai destinasi prioritas, satu diantara 10 Bali Baru, yang diluncukan Presiden Joko Widodo belum lama ini. Pemerintah yakin bisa menjaring setidaknya satu juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019 mendatang. Pulau Liwungan memiliki pantai yang berpasir bisa dijadikan tempat bermain pasir, snorkling, banana boat, slider boat atau acara fun games. Pulau Liwungan sendiri berasal dari kata “kaliwungan”, dalam bahasa sunda berarti dikelilingi oleh gunung, dapat dibayangkan bagaimana panorama keindahan pulau Liwungan yang masih asli dan terjaga. Pulau Liwungan sebenarnya adalah pulau yang tidak berpenghuni atau tidak ada penginapan, dengan luas pulau sekitar ± 50 hektar dan masih belum banyak tersentuh oleh tangan wisatawan. Pulau Liwungan hanya untuk dijadikan tujuan wisata dan bersnorkling, kelebihan dari pantai ini air yang jernih dan bersih, jarak tempuh dari darat sekitar 20 menit menggunakan kapal nelayan yang sudah dirancang untuk wisatawan.

Pulau Liwungan sebelumnya tidak memiliki sarana dan prasarana wisata yang memadai, pulau ini hanya memiliki dermaga yang masih sangat sederhana, yang hanya terbuat dari bahan kayu yang tidak ramah lingkungan, tidak tahan ombak, tidak tahan lama, dan tidak fleksibel ketika pasang surut air pantai, sehingga menyulitkan untuk melakukan aktifitas seperti naik-turun para pengunjung maupun barang dari kapal atau sebagai tempat bersandarnya kapal. Karena minimnya sarana dan prasarana wisata, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Liwungan masih sangat sedikit sehingga pulau ini sangat sepi dari pengunjung.  

Pulau Liwungan merupakan potensi pariwisata yang harus dikembangkan dan dikelola dengan baik dan serius. Sarana dan prasarana di Pulau Liwungan ini harus ditingkatkan agar jumlah pengunjung dapat meningkat sehingga dapat membawa dampak positif bagi perekonomian  masyarakat sekitar pulau maupun sebagai pendapatan pemerintah daerah,  di sektor pariwisata.

Pulau Liwungan dapat menjadi destinasi wisata dunia apabila dikelola dengan baik dan serius. Maka pemerintah telah melakukan kerjasama dengan PT Gani Arta Dwitunggal (Aquatec) sebagai produsen tunggal dalam negeri yang memproduksi sarana prasarana kelautan dan perikanan yang berlokasi di Padalarang, Bandung Barat.

Dalam mengembangkan wisata di daerah Kabupaten Pandeglang khususnya wisata bahari di Tanjung Lesung, maka dibangun sarana pariwisata bahari di Kabupaten Pandeglang, Banten. Bentuk kerjasama tersebut berupa pembangunan floating jetty (dermaga apung) di Pulau Liwungan.  Dermaga apung Aquatec yang terpasang di Pulau Liwungan digunakan untuk bersandarnya kapal bagi wisatawan yang berkunjung. Selain itu, banyak wisatawan duduk di dermaga apung menikmati sunset di sore hari. 

Seperti dikatakan oleh Bun selaku Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pandeglang.  “Dermaga apung ini merupakan program untuk mendukung pariwisata yang ada di daerah penyangga kawasan ekonomi khusus (KEK).” Bun juga menyampaikan bahwa dermaga apung yang ada di pulau Liwungan tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa. Teknologi yang digunakan merupakan teknologi baru dan modern. Tidak seperti dermaga apung pada umumnya, alat apung dermaga apung Aquatec berbentuk silindris dengan sambungan flage, sehingga mampu menghadapi terjangan ombak dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Terlebih lagi, dermaga apung Aquatec diperkuat dengan rangka Marine Alumunium dan papan Ecowood setebal 38 mm sebagai tempat beraktifitas apabila air laut sedang pasang, dermaga apung Aquatec dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan Pulau Liwungan. Berbekal produk-produk kelautan dan perikanan yang berkualitas, Tanjung Lesung siap maju sebagai destinasi prioritas  di Indonesia.

Dermaga apung Aquatec yang terpasang di Pulau Liwungan adalah dermaga apung modern, tahan ombak dan tahan lama juga ramah lingkungan karena terbuat dari Prime Grade High Density Polyethylene (HDPE) dengan anti-UV. Berbeda dengan dermaga apung pada umumnya yang ber­bentuk kubus, dermaga apung Aquatec terdiri dari alat apung silindris HDPE yang memanjang. Kekuatan dari tiap alat apung silindris HDPE tersebut telah teruji mampu menahan daya tarik sebesar 20 ton. Di atasnya diperkuat dengan rangka marine alumunium dan dilengkapi dengan papan Ecowood (Wood Polyethylene Compound – WPC) setebal 38 mm yang tahan air laut dan tahan rayap dengan pattern anti slip. Konstruksi ini menghasilkan dermaga apung yang jauh lebih kokoh dari dermaga apung kubus, sehingga mampu menghadapi terjangan ombak, tetap fleksible, dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama dengan umur pakai diatas 30 tahun, dermaga apung aquatec dapat dibongkar pasang (completely knockdown) dan dapat dipasang dengan cepat dalam hitungan hari.

Dermaga Apung Aquatec dapat dilengkapi dengan berbagai komponen seperti pagar, bollard Stainless Steel grade 304 atau Marine Alumunium, dock bumper karet sintetis, dan lampu penanda LED Solar System.

Dermaga Apung Aquatec di desain dengan sangat aman, mempunyai life time yang panjang karena material yang digunakan anti korosi,  ramah lingkungan karena material yang digunakan adalah Prime Grade High Density Polyethylene (HDPE) dengan anti-UV dan dapat didaur ulang. Produk AquaTec murni buatan dalam negeri, inovasi karya anak bangsa yang sangat berguna dan multifungsi karena dapat menunjang beberapa bidang pekerjaan yaitu untuk dermaga apung, jembatan apung, dan support pekerjaan engineering.

Dermaga apung Aquatec merupakan produk desain asli anak bangsa dimana seluruh proses produksi dilakukan di pabrik yang berlokasi di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Produk Aquatec memiliki sertifikat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh kementerian Perindustrian Republik Indonesia,  dengan tingkat kandungan dalam negeri diatas 40%.

Sebelumnya, wisatawan sulit untuk berkunjung ke Pulau Liwungan karena akses yang tidak mudah, namun saat ini pengunjung dapat bolak-balik dengan mudahnya. Keberadaan dermaga apung Aquatec dapat dimanfaatkan untuk bersandarnya kapal-kapal, baik kapal besar maupun kapal kecil. Dermaga apung Aquatec dapat digunakan oleh kapal-kapal untuk bersandar kapan saja, ketika air laut sedang pasang maupun sedang surut. Hal tersebut dikarenakan dermaga apung dari Aquatec ini memiliki dua kerangka seperti cincin diujungnya yang di kaitkan dengan tiang penyangga, sehingga dapat mengikuti laju pasang surut air laut.

Keberadaan dermaga apung Aquatec di Pulau Liwungan, Kabupaten Pandeglang, Banten tidak hanya memudahkan akses di pulau tersebut tetapi juga dapat membawa dampak positif bagi sektor pariwisata. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Liwungan meningkat tajam semenjak dibangun dermaga apung Aquatec.

Saat ini pemerintah melakukan peningkatan di sektor pariwisata karena keindahan alam Indonesia yang masih tersembunyi terus menerus diperkenalkan  untuk menarik kunjungan wisata ke obyek wisata yang tersebar diseluruh Indonesia. Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dari dalam negeri maupun dari mancanegara agar Indonesia bisa menjadi negara yang paling banyak diminati dikunjungi oleh para wisatawan.

Tidak diragukan lagi dari material yang digunakan Dermaga Apung Aquatec desain anak bangsa yang berteknologi tinggi dan mempunyai kualitas  yang sudah terpercaya yang dibuat dengan perhitungan yang tepat dan benar agar tetap aman ketika datang ombak, dermaga apung Aquatec tetap lurus dan fleksibel dan tetap nyaman ketika pengunjung berada diatas dermaga walaupun berkumpul di satu titik. Dermaga Apung Aquatec siap mendukung instansi pemerintah dalam program kelautan dan perikanan dengan menyediakan sarana prasarana kelautan dan perikanan diseluruh indonesia seperti yang sudah dirasakan manfaatnya bagi pariwisata di Pulau Liwungan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.